BIAYA OPERASIONAL PER PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO)

4,400 views
BIAYA OPERASIONAL PER PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO)

BOPO merupakan rasio biaya operasional per pendapatan operasional, yang menjadi proxy efisiensi operasional seperti yang biasa digunakan oleh Bank Indonesia.(Kuncoro, 2002, 570)
BIAYA OPERASIONAL PER PENDAPATAN OPERASIONAL (BOPO)
Semakin efisiensi kinerja operasional suatu bank maka keuntungan yang diperoleh akan semakin besar. Bagi manajemen bank, hal ini menunjukan pentingnya memperhatikan biaya sehingga dapat menghasilkan rasio BOPO yang sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh otoritas moneter.(Kuncoro, 2002, 573)
Siamat (1993) mengemukakan bahwa dalam usaha perbankan dihadapkan oleh berbagai macam resiko dalam menjalankan operasionalnya. Resiko yang dihadapi bank antara lain sebagai berikut:
a.   Resiko Kredit
b.  Resiko Investasi
c.   Resiko Operasional
d.  Resiko Penyelewengan
BOPO merupakan upaya bank untuk meminimalkan resiko operasional, yang merupakan ketidakpastian mengenai kegiatan usaha bank. Resiko operasional kemungkinan berasal dari kerugian operasional bila terjadi penurunan keuntungan yang dipengaruhi oleh struktur biaya operasional bank, dan kemungkinan terjadinya kegagalan atas jasa – jasa dan produk – produk yang ditawarkan.
BACA JUGA  PENGERTIAN KURIKULUM SECARA ETIMOLOGI DAN EPISTEMOLOGI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *