DEFENISI, SYARAT, HAK DAN KEWAJIBAN PENJUAL SERTA PEMBELI

3,681 views

Pengertian Jual Beli

DEFENISI, SYARAT, HAK DAN KEWAJIBAN PENJUAL SERTA PEMBELI
Jual beli dalam kitab undang-undang hukum perdata dalam pasal 1457 yaitu suatu perjanjian, dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk menyerahkan suatu kebendaan, dan pihak yang lain untuk membayar harga yang telah diajnjikan.
Dalam jual beli itu dapat dianggap telah terjadi antara kedua belah pihak, ketika setelahnya orang-orang ini mencapai kata sepakat tentang benda dan harganya, meskipun benda itu belum diserahkan maupun harganya belum dibayar.

Syarat Jual Beli

DEFENISI, SYARAT, HAK DAN KEWAJIBAN PENJUAL SERTA PEMBELI
Dalam pasal 1320 disebutkan bahwa untuk sahnya suatu perjanjian diperlukan empat syarat:
1.    Sepakat mereka yang mengikatkan dirinya
2.    Kecakapan untuk membuat suatu perikatan
3.    Suatu hal tertentu
4.    Suatu sebab yang halal.

Hak dan Kewajiban Penjual dan Pembeli

DEFENISI, SYARAT, HAK DAN KEWAJIBAN PENJUAL SERTA PEMBELI

Dalam kitab undang-undang hukum perdata hak dan kewajiban penjual dalam transaksi jual beli dalah sebagai berikut:
1.  Si penjual diwajibkan menyatakan dengan tegas apa ia mengikatkan dirinya, segala janji yang tidak terang dan dapat diberikan berbagai pengertian, harus ditafsirkan untuk kerugiannya (pasal 1473).
2.   Ia mempunyai dua kewajiban utama, yaitu menyerahkan barangnya dan menanggungnya (pasal 1474).
3.    Menyerahkan barang di tempat penjualan/sesuai dengan perjanjian (1477).
4.    Si penjual diwajibkan menyerahkan barang yang dijual seutuhnya, sebagiamana dinyatakan dalam perjanjian, dengan perubahan-perubahan seperti yang berikut (pasal 1483).
5.    Dalam hal benda tak bergerak diwajibkan menyerahkan jumlah sesuai dengan persetujuan antara penjual dan pembeli (pasal 1484)
6.    Penjual berkewajiban untuk menjamin bahwa barang tersebut aman dan tentram serta cacat barang yang tersembunyi, dan memberikan alasan jika terjadi pembatalan. (pasal 1491)
7.    Walaupun tidak ada kesepakatan/janji, namun demi hukum si penjual berkewajiban untuk menjaga barangnya sampai penyerahan kepada pembeli dan penjual dilarang menjual barang itu kepada pihak ketiga. (pasal 1492)
8.  Penjual membuat perjanjian untuk tidak menanggung barangnya, namun semua tanggungjawab tentang akibat yang terjadi terhadap barang tersebut dan perjanjin tersebut batal. (pasal 1494).
9.  Jika pada saat penyerahan barang ternyata barang rusak maka penjual berkewajiban untuk mengembalikan uang pembeli secara utuh. (pasal 1497)
10.  Jika pada penyerahan barang kepada pihak lain terjadi kenaikan harga, maka penjual wajib memberikan kelebihan harga tersebut kepada si pembeli. (pasal 1498)
11.  Si penjual wajib mengembalikan kepada pembeli segala hal yang telah dikeluarkan untuk perbaikan/pembentulan terhadap barangnya. (pasal 1499)
12.  Apabila pembelian tidak dibatalkan dan sebagian barang telah dijual kepada pihak lain, maka penjual berkewajiban untuk menyerahkan ganti rugi sebagian barang yang diserahkan. (pasal 1500)
13. Si penjual diwajibkan menanggung barang yang cacat tersembunyi sehingga mengurangi pemakaian barang tersebut. (pasal 1504)
14.  Si penjual diwajibkan menanggung barang yang cacat tersembunyi meski tidak diketahui oleh penjual kecuali telah diperjanjikan. (pasal 1506)
15. Jika penjual mengetahui cacat-cacat barangnya maka diwajibkan mengembalikan harga pembelian dan mengganti biaya yang telah dikeluarkan bahkan bunga dan kerugian, apabila penjual tidak mengetahui maka hanya mengembalikan harga pembelian dan mengganti biaya yang dikeluarkan. (pasal 1508 dan pasal 1509)
BACA JUGA  PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK-ANAK

Hak dan Kewajiban Pembeli

DEFENISI, SYARAT, HAK DAN KEWAJIBAN PENJUAL SERTA PEMBELI
Sedangkan hak dan kewajiban pembeli menurut KUHPerdata yaitu:
1.    Kewajiban utama si pembeli ialah membayar pembelian, pada waktu dan di tempat sebagaimana ditetapkan menurut perjanjian (pasal 1513).
2.    Jika pada waktu membuat perjanjian tidak ditetapkan tentang itu, si pembeli harus membayar di tempat dan pada waktu dimana penyerahan harus dilakukan (pasal 1514).
3.    Si pembeli, biarpun tidak ada suatu janji tegas, diwajibkan membayar bunga dari harga pembelian, jika barang yang dijual dan diserahkan memberi hasil atau lain pendapatan (pasal 1515)
Hak-hak sebagai pembeli yaitu:
1.  Pembeli dapat menuntut pembatalan pembelian jika penyerahan barang tidak dapat dilaksanakan karena kelalaian penjual. (Pasal 1480)
2.  Jika ada alasan untuk menaikkan harga maka berhak memilih untuk membatalkan pembelian atau membayar harga yang telah dinaikkan. (pasal 1487 dan pasal 1488)
3. Jika sudah diperjanjikan dalam hal penanggungan ataupun tidak, jika barang telah dibeli diserahkan kepada pihak lain maka pembeli berhak menuntut:
1) Pengembalian uang harga pembelian
2) Pengembalian dari hasil-hasil yang menjadi kewajibannya.
3) Biaya gugatan yang dikeluarkan oleh pembeli
4) Penggantian biaya, kerugian, bunga serta biaya perkara yang telah dibayar pembeli. (pasal 1496)
4. Pembeli berhak menerima ganti rugi atas sebagian barang yang dijual oleh penjual ketika pembelian tidak dibatalkan dan diserahkan sesuai dengan harga taksiran. (pasal 1501)
5.  Pembeli berhak untuk menuntut pembatalan pembelian jika benda yang dibeli dibebani dengan beban-beban lain dan tidak diberitahukan kepada pembeli kecuali jika pembeli menerima suatu ganti rugi. (pasal 1502)
BACA JUGA  PENDIDIKAN AKHLAK PADA ANAK-ANAK

6.    Pada hal terdapat cacat yang tersembunyi pembeli berhak untuk mengembalikan harga pembelian dan meminta ganti biaya yang dikeluarkan pembeli dalam rangka pembelian dan penyerahan. (pasal 1509)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *