FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIFITAS PENEGAKAN HUKUM

528 views
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIFITAS PENEGAKAN HUKUM
Setidaknya ada empat faktor yang mempengaruhi efektif dan tidaknya penegak hukum dalam masyarakat, yaitu kaidah hukum, penegak hukum, sarana atau fasilitas, dan kesadaran masyarakat.
a)      Kaidah Hukum
Sudikno Mertokusumo mengatakan bahwa kaidah dapat berlaku efektif apabila memenuhi syarat keberlakuan dalam aspek yuridis, sosiologis, dan filosofis.
(1)      Secara yuridis, kaidah hukum harus berujuk pada kaidah yang lebih tinggi tingkatannya atau terbentuk atas dasar yang lebih ditetapkan.
(2)      Secara filosofis, kaidah hukum akan berlaku efektif dan mudah ditegakkan jika kaidah itu merupakan penjabaran dari nilai-nilai filosofis yang termaktub dalam falsafah dasar masyarakat yang bersangkutan, misalnya jika di Indonesia Pancasila dan Undang-Undang dasar 1945, nilai-nilai yang bersuber dari agama dan budaya.
(3)      Secara sosiologis, kaidah hukum akan bisa berlaku efektif dan mudah ditegakkan bila kaidah hukum tersebut diterima oleh masyarakat. Menurut Soerjono Soekanto dan Purnadi Purbacaraka penerimaan masyarakat dapat didasarkan pada dua teori, yaitu teori kekuasaan dan teori pengakuan.
b)      Penegak Hukum
Penegak hukum merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi efektif tidaknya hukum. Penegak hukum  itu sendiri merupakan penjumlahan dari beberapa instansi yang di dalamnya terdapat individu-individu. Instansi tersebut adalah hakim, jaksa, polisi, dan advokat. Dan sebagai lembaga yang paling bertanggungjawab terhadap efektif atau tidaknya hukum, di dalam internal mereka sendiri terdapat persoalan serius yang menyumbang terhadap tersendat-sendatnya penegakan hukum. Persoalan-persoalan tersebut meliputi:
(1)      Rendahnya kualitas hakim, jaksa, polisi, dan advokat
(2)      Tidak diindahkannya prinsip “orang yang tepat di tempat yang tepat”,  salah satunya disebabkan oleh proses perekrutan yang tidak mendasarkan pada kualifikasi, melainkan pada kedekatan hubungan dengan pejabat (nepotisme dan kolusi).
(3)      Tidak adanya komitmen penegak hukum terhadap penegakan hukum itu sendiri.
(4)      Kuatnya pengaruh dan intervensi politik dan kekuasaan ke dalam dunia penegakan hukum.
(5)      Tidak adanya mekanisme penegakan hukum yang baik dan modern.
(6)      Adanya mafia peradilan.
c)      Fasilitas
Fasilitas hukum adalah semua sarana yang  memungkinkan hukum dapat diterapkan dan tujuan hukum dapat dicapai. Dalam hal KDRT, fasilitas hukum kurang lebih meliputi semua sarana yang berfungsi mencegah terjadinya tindakan pelanggaran hukum, sarana yang berfungsi menangani pelanggaran hukum dan sarana yang berfungsi untuk melindungi korban.
d)     Kesadaran Masyarakat
Kesadaran masyarakat akan hak-haknya dikatakan penting sebab akan menjadikan warga bisa terhindar dari perlakuan diskriminatif dari orang lain, termasuk pemerintah. Selain itu, mereka dapat menempuh langkah yang tepat apabila dalam kenyataanya benar-benar mengalami pelanggaran hak.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI EFEKTIFITAS PENEGAKAN HUKUM
Sebagai contoh, dalam hal KDRT kesadaran hukum yang diharapkan oleh undang-undang setidaknya-tidaknya meliputui:
(1)      Sadar bahwa ada hukum yang melarang melakukan tindakan kekerasan terhadap sesama anggota dalam suatu rumah tangga.
(2)      Sadar bahwa setiap anggota suatu rumah tangga memiliki hak terbebas dari perlakuan KDRT oleh anggota keluarga lain.
BACA JUGA  PENGERTIAN, DASAR HUKUM, SYARAT RUKUN, MACAM-MACAM, ETIKA, DAN HUKUM MEMINTA KEMBALI HARTA YANG DIHIBAHKAN

(3)      Sadar bahwa dalam diri setiap masyarakat melekat kewajiban untuk memberikan perlindungan terhadap korban KDRT sesuai kemampuan masing-masing.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *