FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR)

9,410 views
FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR)


Kuncoro (2002) mengungkapkan bahwa loan to deposit ratio (LDR) merupakan perbandingan jumlah pembiayaan kredit yang diberikan dengan simpanan masyarakat. Dalam perbankan syariah loan to deposit ratio biasa disebut sebagai financing to deposit ratio, yang dirumuskan sebagai berikut :
FINANCING TO DEPOSIT RATIO (FDR)
Sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia, bank yang dianggap sehat apabila FDR-nya antara 85% – 110%. Pada gilirannya bahwa semakin besar dana yang disalurkan pada masyarakat maka akan memberikan kesempatan yang besar kepada bank untuk menuai keuntungan yang besar, walaupun langkah tersebut mengandung resiko yang besar yaitu berupa resiko kredit (Siamat,1993).
Kebutuhan likuiditas setiap bank berbeda – beda tergantung antara lain pada kekhususan  usaha bank, besarnya bank dan sebagainya. Oleh karenanya untuk menilai cukup tidaknya likuiditas suatu bank dengan menggunakan salah satunya FDR perlu diteliti apakah bank telah memperhitungkan berbagai aspek yang berkaitan dengan kewajibannya, seperti misalnya memenuhi commitment loan, antisipasi atas pemberian jaminan bank yang pada gilirannya akan menjadi kewajiban bagi bank dan sebagainya. Hasil pengukuran tadi kemudian dibandingkan dengan target dan limit likuiditas yang telah ditetapkan.Dengan demikian akan diketahui pakah bank mengalami kesulitan likuiditas ataukah kelebihan likuiditas (Kuncoro, 2002, 286).
BACA JUGA  PEMBELAJARAN GROUP INVESTIGATION

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *