FUNGSI SASTRA LISAN

865 views
FUNGSI SASTRA LISAN
Dalam perkembangannya sastra lisan tidak hanya berbentuk prosa atau puisi saja, akan tetapi seringkali kita juga menemukan karya sastra lisan yang berbentuk ungkapan-ungkapan tradisional seperti yang kita temukan dalam bentuk pepatah, pameo, peribahasa, seloko, ataupun nyanyian daerah. Sastra lisan merupakan bentuk kesusastraan yang menuntun kita pada masa-masa sebelum prasejarah, dimana pendahuli kita masih belum memahami aksara.
Fungsi dari dari sastra lisan secara garis besar dapat diklasifikan menjadi 4 yaitu:
1.    Didaktif, kebudayaan karya sastra lisan mengandung nilai-nilai luhur yang berkaitan dengan adat istiadat ataupun agama tertentu. Nilai-nilai yang terkandung dalam kesusastraan lisan tersebutlah yang kemudian berfungsi sebagai pendidik masyarakat terhadap aturan-aturan yang terdapat dalam kehidupan bermasayarakat.
2.    Sebagai pelipur lara, sastra lisan sebagai alat pendidik masyarakat juga digunakan sebagai penghibur masyarakat.
3.    Sebagai bentuk protes sosial yang berisikan penolakan-penolakan masyarakat atas aturan-atura yang mengikat mereka. Sehingga karya sastra yang mereka hasilkan lebih digunakan sebagai bentuk aspirasi masyarakat akan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan sosial mereka

4.    Sastra lian sebagai sindiran, seringkali kita temui dalam bentuk pantun, lagu rakyat dan sebagainya. (Suwardi,2011: 199)
BACA JUGA  SEKILAS TENTANG DUNIA PENDIDIKAN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *