LANDASA HUKUM AGAMA ISLAM LARANGAN MENGKONSUMSI KHAMAR

320 views
LANDASA HUKUM AGAMA ISLAM LARANGAN MENGKONSUMSI KHAMAR
Minum minuman memabukkan (khamar) dan berjudi adalah dua perbuatan yang dilarang. Para peminum khamar dan penjudi dinilai sebagai perilaku setan. Dalil hukum yang mengatur tentang sanksi hukum peminum khamar diungkapkan oleh Allah dalam Al-Qur’an dan Muhammad SAW sebagai berikut :
Mereka bertanya kepadamu tentang khamar dan judi. Katakanlah: “Pada keduanya terdapat dosa yang besar dan beberapa manfaat bagi manusia, tetapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya”. dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. Katakanlah: ” yang lebih dari keperluan.” Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir[1]
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri mesjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu Telah menyentuh perempuan, Kemudian kamu tidak mendapat air, Maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Pengampun.[2]
Hai orang-orang yang beriman, Sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan.[3]
a.    Hadits
روى أبو هريرة رضى الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم أتى برجل قد شرب ( الخمر ) فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم اضربوه قال فمنا الضارب بيده ومنا الضارب بنعله ومنا الضارب بثوبه
Diriwayatkan dari abu hurairah r.a sesungguhnya nabi muhammad saw mendatangi seorang laki-laki yang sedang meminum khamar, kemudian nabi berkata pukullah dia, maka maka kami memukulnya dengan tangan, dan sebagin lagi memukul nya dengan sendal, dan dengan pakaian.[4]
Sedangkan yang dimaksud dengan Arak dalam Agama Islam sebagaimana yang diterangkan:
ما روى ابن عمر رضى الله عنه أن النبى صلى الله عليه وسلم قال كل مسكر خمر وكل خمر حرام
Sebagaimana sabda nabi muhammad saw yang diriwayatkan oleh umar r.a “setiap yang memabukkan adalah khamar dan setiap khamar adalah haram”.[5]
b.   Imam Syafi’i
إظهار الخمر والخنزير فى دار الإسلام وجب نقضه لقوله صلى الله عليه وسلم من عمل عملا ليس عليه أمرنا فهو رد
Telah jelas minum khamar dan daging babi itu di dalam ajaran islan diwajibkan untuk menghindarinya, sebagaiman sabda nabi saw “barang siapa yang mengerjakan seseuatu perbuatan yang tidak ada landasarnya (dalil) , seperti minum khamar maka perbuatanya itu di tolak”[6]
(قال الشافعي) ولو رهنه عصيرا حلوا كان جائزا فإن حال إلى أن يصير خلا أو مرا أو شيئا لا يسكر
Pada dasarnya Imam Syafi’i membolehkan menjual semua manisan dan saripati selama tidak memberi kemudharatan (memabukkan)[7]
Akan tetapi Imam Syafi’i sudah menegaskan bahawa dia tidak akan pernah menjual saripati khusunya anggur:
(قال الشافعي) وأكره بيع العصير ممن يعصر الخمر والسيف ممن يعصى الله به ولا أنقض البيع. باب بيع البراءة
Imam syafi’i mengatakan : dia tidak menjual sari pati yang terbuat dari buah anggur (khamar) Demi menghindarkan mudharat maka imam syafi’i melarang sari patuh anggur (khamar) [8]

BACA JUGA  PENGERTIAN SELOKO ADAT

[1]Al-Qur’an Surah Al-Baqarah Ayat 219
[2]Al-Qur’an Surah An-nisa Ayat 43
[3] Qur’an Surah Al-Maidah Ayat 90
[4] Ibrahim bin ali bin yusuf assyarozi bin ishak, Al-Muhadzdzab fiy al-Fiqhi al-Syafi’i, Dar Al-fiqr, Beirut, hl.285
[5] Ibid
[6] Ibrahim bin ali bin yusuf assyarozi bin ishak, Al-Muhadzdzab fiy al-Fiqhi al-Syafi’i, Dar Al-fiqr, Beirut, 259
[7]Muhatasar Al-Mazani Fi Furu’i Assyafi’iyyah, Abu Ibrahim Ismail bin yahya Al-mazani, Dar Al-Ma’rib, Beirut:  hl.96
[8] Ibid, hl 38

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *