MATERI DAN METODE DAKWAH

324 views
MATERI DAN METODE DAKWAH
Proses dakwah tidak akan terlepas dari materi dan metode. Kedua unsur ini saling terkait dan mengiringi. Materi tanpa metode yang tepat dan sesuai yang dipilih dan digunakan oleh da’i tidak akan dapat diterima secara maksimal oleh para mad’u. Pun sebaliknya, metode tanpa adanya kejelasan materi hanya akan menghasilkan pekerjaan yang sia-sia.
Materi sebagai isi pesan merupakan hal vital dalam berdakwah. Tanpa adanya materi berarti juga tidak pernah ada proses dakwah. Tanpa adanya da’i – dengan tidak mengecilkan kedudukan dan peranan da’i – proses dakwah (menuju kepada jalan Allah) masih dapat terlaksana. Hal ini sudah terbukti dalam proses pencarian Tuhan oleh para Nabi ataupun “proses lebih mengenal” Tuhan yang dilakukan oleh para sufi – seperti halnya yang dilakukan oleh Rabiah al-Adawiyah. Dalam proses tersebut mereka (para Nabi dan sufi) menemukan dan lebih mengenal Tuhan melalui peristiwa-peristiwa spiritual yang dialami secara individu tanpa arahan dari orang lain.
Bagi seorang da’i, pemilihan materi tidak dapat dilakukan secara asal-asalan. Sebab pemilihan materi secara asal-asalan akan menjauhkan da’i dari tujuan dakwah yakni melakukan perubahan positif terhadap mad’u. materi dakwah tidak dianjurkan untuk selalu normatif seperti terdapat dalam al-Quran dan sunnah tetapi harus juga bersifat empiris dan operasional. Muh Ali Aziz (2004; 108) menyatakan bahwa ada enam hal yang perlu diperhatikan oleh da’i dalam menentukan materi dakwah yaitu :
1.    Harus mengetahui adat dan tradisi penerima dakwah (mad’u).
2.    Harus mampu menyesuaikan materi dakwah dengan masalah kontemporer yang dapat mempengaruhi pola hidup masyarakat.
3.    Harus meninggalkan materi yang bersifat emosional dan penamaan fanatisme golongan.
4.    Harus mengabaikan budaya golongan.
5.    Harus mampu menghayati seluruh ajaran Islam secara mendalam.
6.    Harus menyesuaikan tingkah lakunya dengan materi dakwah yang disampaikannya.
MATERI DAN METODE DAKWAH
Begitupula halnya dengan metode yang selalu mengikuti dan mengiringi materi. Dalam penyajian materi, seorang da’i pastilah akan menggunakan cara-cara atau jalan untuk menyampaikan dakwahnya. Seperti halnya materi dakwah, dalam menentukan metode yang akan digunakan untuk menyampaikan materi dakwah, seorang da’i harus memperhatikan beberapa unsur.
Menurut Toto Tasmara dalam Muh. Ali Aziz (2004; 134) menyatakan ada empat unsur pokok yang menjadi landasan bagi pemilihan dan penggunaan metode dakwah yaitu :
1.    Menghindari pemaksaan kehendak dengan cara memperhatikan dan menempatkan penghargaan yang tinggi terhadap manusia.
2.    Adanya unsur hikmah (kebijaksanaan) dan kasih sayang.
3.    Bertumpu pada human oriented.
4. Jika menggunakan alat, maka alat tersebut haruslah disesuaikan dengan hukum dan tidak bertentangan dengan hak-hak manusia.
BACA JUGA  PERMASALAHAN YANG TIMBUL PADA JUAL BELI ONLINE

Selain hal-hal di atas, dalam menentukan sebuah metode, seorang da’i haruslah memperhatikan kondisi masyarakat serta sarana-sarana yang ada dan dikuasainya dan juga materi dakwah yang akan disampaikan. Sebab tujuan dari penggunaan metode adalah mempermudah da’i dalam menyampaikan materi dakwah kepada mad’u. (Dzikron, 1989; 10).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *