PENGALIHAN (TRANSPER) DALAM LINGUISTIK DAN BAHASA INDONESIA

102 views
PENGALIHAN (TRANSPER) DALAM LINGUISTIK DAN BAHASA INDONESIA

Richards (1974) rnengatakan bahwa terdapat dua macam pengalihan yaitu:
a.    Pengalihan positif atau fasilitas (facilitation), yaitu apabila unsur-unsur dalarn bahasa target/tujuan mirip atau sama dengan  unsur-unsur  dalarn  bahasa surnber. Hal ini tidak akan menyebabkan terjadinya kesalahan, melainkan akan rnemudahkan pelajaran bahasa target/tujuan.
b.  Pengalihan negatif atau interferensi (interference), yaitu apabila unsur-unsur dalam bahasa tujuan/target itu berbeda dengan unsur-unsur yang ada dalam bahasa sumber. Inilah yang merupakan sumber kesalahan yang paling besar, walaupun bukan satu-satunya sumber kesalahan.
Selanjutnya Richards mengatakan bahwa dalam hal interference nda dua hal yang penting yaitu  (1)  inter ferensi interlingual dan  (2)  interferensi intralingual. Interferensi interlingual merujuk kepada pengaruh negatif bahasa sumber pada pemerolehan atau dalam belajar bahasa target/tujuan. Sedapgkan interferensi intralingual merujuk kepada kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh seorang pelajar bahasa tujuan/target karena kesukaran kesukaran yang timbul karena bahasa tujuan/target itu sendiri. Ini disebabkan karena analogi-analogi yang salnh berdasarkan pengetahuan yang kurang memadai dalam bahasa tujuan/target itu sendiri.

Teori  “kekeliruan dan  kesalahan,  tahap bahasa (aproximate system), dan pengalihan (transfer) sengaja dirujuk di sini karena berdasarkan hasil penelitian penulis sendiri dan peneliti-peneliti lainnya, umumnya sumber kesalahan dalam berbahasa Inggris adalah disebabkan oleh hnl-ha1 tersebut.
BACA JUGA  PENGERTIAN USAHA MIKRO DAN PENGEMBANGAN USAHA MIKRO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *