PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN PEMASARAN

23,208 views
PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN PEMASARAN

Dalam perkembangan dewasa ini, pemasaran memegang penting dalam sebuah perusahaan, apalagi dalam perekonomian bebas, dimana orang bebas untuk memproduksi barang dan membeli barang yang mereka suka. Dengan demikian akan semakin terasa bagaimana sulitnya usaha dari pihak perusahaan untuk memasarkan barang atau jasa yang dihasilkan untuk mencapai keuntungan maksimal. Kegiatan pemasaran perusahaan harus dapat memberikan kepuasan bagi pihak konsumen
jika menginginkan perusahaan berjalan terus atau konsumen mempunyai pandangan yang baik terhadap perusahaan. Di samping itu apabila perusahaan ingin memasukan kebutuhan konsumen maka harus menciptakan produk yang berkualitas, dan inovasi serta menentukan cara-cara promosi, penyaluran juga penjualan produk tersebut secara efektif dan effisien. Pemasaran adalah sebagaimana kita ketahui bahwa kegiatan pemasaran adalah berbeda dengan penjualan, transaksi ataupun penjualan.[1]
Sunarto mendefinisikan pemasaran adalah proses sosial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang dibutuhkan dan inginkan untuk menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.[2]
American Marketing Association (AMA) mendefinisikan pemasaran sebagai proses perencanaan dan pelaksanaan rencana penerapan harga, promosi dan distribusi dari ide-ide, barang-barang, dan jasa-jasa untuk menciptakan pertukaran yang memuaskan tujuan-tujuan individu dan organisasional.[3]
Sedangkan Philip Kotler mendefinisikan pemasaran adalah suatu proses sosial dan manajerial yang di dalamnya individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk yang bernilai dengan pihak lain.[4]
William J. Stanton menyatakan bahwa pemasaran adalah suatu sistem keseluruhan dari kegiatan-kegiatan bisnis yang ditunjukan merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan baik kepada pembeli yang ada maupun pembeli yang potensial. Jadi kita meninjau pemasaran sebagai suatu sistem dari kegiatan-kegiatan yang saling berhubungan, ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, serta mendistribusikan barang dan jasa kepada kelompok pembeli.[5]
Dari keseluruhan definisi di atas, dapat disimpulkan bahwa pemasaran ialah suatu cara yang dilakukan oleh individu atau organisasi atau produsen untuk menyebarluaskan informasi seputar produk atau jasa yang dihasilkan kepada konsumen demi memperoleh keuntungan dengan melalui beberapa strategi yang diterapkan dalam perusahaan tersebut.

Fungsi dan tujuan

PENGERTIAN, FUNGSI DAN TUJUAN PEMASARAN
a.       Fungsi pemasaran
Pemasaran merupakan tugas terakhir dari kegiatan ekonomi dalam memuaskan kebutuhan hidup manusia. Dalam hal ini pemasaran memiliki fungsi sebagaimana yang disampaikan pleh M. Fuad, dkk yaitu menentukan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh manusia serta menjual barang dan jasa tersebut ke tempat konsumen berada pada waktu yang diinginkan, dengan harga terjangkau tetapi tetap menguntungkan bagi perusahaan yang memasarkan.[6]
Berdasarkan fungsi diatas dapat dipahami bahwa pemasaran memiliki posisi dan peran yang strategis dalam memenuhi kebutuhan konsumen setiap saat dengan memertimbangkan aspek kemudahan bagi pembeli untuk mendapatkan barang tersebut, sehingga perusahaan dalam hal ini akan mendapatkan keuntungan.
Selain itu, ada beberapa fungsi pemasaran lain menurut Basu Swastha, diantaranya:[7]
1)      Fungsi pertukaran, meliputi:
a.       Fungsi pembelian.
Sebagai fungsi untuk pemnuhan kebutuhan barang yanmg tidak tersedia kemudian dibeli dengan kebutuhan konsumen yang selanjutnya dijual ke pasar. Fungsi ini dilakukan oleh pembeli untuk memilih jenis barang yang akan dibeli, kualitas yang dinginkan, kualitas yang memadai, dan penyedia yang sesuai.
b.      Fungsi penjualan.
Sebagai fungsi untuk pemenuhan kebutuhan barang yang tidak tersedia kemudian dibeli sesuai dengan kebutuhan konsumen yang selanjutnya dijual ke pasar. Meliputi kegiatan-kagiatan untuk mencari pasar dan mempengaruhi permintaan melalui personal selling dan periklanan.
2)      Fungsi penyedia fisik, meliputi:
a)      Fungsi pengangkutan.
Sebagai fungsi pemindahan barang dari tempat barang yang dihasilkan ke tempat barang yang dikonsumsikan. Fungsi pengangkutan dapat dilakukan dengan mengunakan kereta api, truk, pesawat udara, dan sebagainya. Selain itu, fungsi ini juga menjadi sarana perluasan pasar karena menghubungkan berbagai pihak.
b)      Fungsi penyimpanan.
Sebagai fungsi menyimpan barang-barang pada saat barang telah selesai di produksi hingga dikonsumsikan. Fungsi ini dapat dilakukan oleh produsen, pedagang besar, pengecer dan perusahaan-perusahaan khusus yang melakukan penyimpanan, seperti gudang umum (public warehouse).
c)      Fungsi penunjang, meliputi:
(1)   Fungsi pembelanjaan
Sebagai fungsi untuk mendapatkan modal dari sumber ekstern guna menyelengarakan kegiatan pemasaran. Atau bertujuan menyediakan dana untuk melayani penjual kredit ataupun untuk melaksanakan fungsi pemasaran yang lain.
(2)   Fungsi penanggungan resiko
Sebagai fungsi menghindari dan mengurangi resiko yang terjadi dengan berkaitan dengan kegiatan pemasaran, seperti menanggung resiko perusahaan, merupakan kegiatan yang selalu ada didalam semua kegiatan bisnis.
(3)   Standarisasi barang dan grading
Standarisasi merupakan fungsi yang bertujuan menyederhanakan keputusan-keputusan pembelian dengan menciptakan golongan barang tertentu yang didasarkan pada kriteria seperti ukuran, berat, warna, dan rasa. Sedangkan grading mendefinisikan golongan tersebut ke dalam berbagai tingkatan kualitas. Standarisasi dan grading sebagai fungsi tolak ukur serta filteraturterhadap barang hasil produksi sebelum dikonsumsikan.
(4)   Pengumpulan informasi pasar
Sebagai fungsi untuk mengetahui kondisi pasar serta kebutuhan konsumen yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh perusahaan dalam melakukan aktivitas produksi. Pengumpulan informasi pasar, bertujuan mengumpulkan berbagai macam informasi pemasaran yang dapat di pakai oleh manajer pemasaran untuk mengambil keputusan.
Dari keseluruhan fungsi di atas diharapkan mampu mendorong kinerja perusahaan dalam meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi sehingga ketika dikonsumsi oleh konsumen mereka menjadi puas dan tujuan perusahaan pun tercapai.
b.      Tujuan pemasaran
Dalam tujuan pemasaran menurut Peter Drucker yaitu bukan untuk memperluas hingga kemana-mana, tujuan pemasaran adalah untuk mengetahui dan memahami pelanggan sedemikian rupa sehingga produk atau jasa itu cocok dengan pelanggan selanjutnya menjual dirinya sendiri. Idealnya, pemasaran hendaknya menghasilkan seorang pelanggan yang siap untuk membeli. Semua yang dibutuhkan selanjutnya adalah menyediakan produk dan jasa itu.[8]
Dari pernyataan tersebut dapat dipahami bahwa orientasi yang dimiliki perusahaan hendaknya tidak hanya terbatas pada sejauh mana produk bisa terjual dan dikonsumsi serta memperoleh keuntungan besar melainkan dibutuhkan upaya untuk mengetahui dan memahami keinginan pelanggan dalam konsumsinya sehingga cocok dan puas. Dengan demikian tentunya secara otomatis laba perusahaan akan meningkat.
Selain itu, ada beberapa tujuan dari pemasaran lainya, di antaranya:
1)      Memberi informasi (promosi), promosi adalah upaya untuk memberitahukan atau menawarkan produk atau jasa dengan tujuan menarik calon konsumen untuk membeli atau mengkonsumsinya. Dengan adanya promosi produsen atau distributor mengharapkan kenaikan pada angka penjualan.
2)      Menciptakan pembelian.
3)      Menciptakan pembelian ulang, jika konsumen puas maka akan tercipta pembelian ulang yang akan menjadikan konsumen sebagai pelanggan setia.
4)      Menciptakan tenaga kerja tidak langsung, dalam memasarkan harga atau jasa secara tidak langsung pun akan tercipta tenaga kerja.
5)      Menciptakan produk megabrand, produk yang sudah memiliki pelanggan setia akan menciptakan megabrand sehingga tidak mungkin produk tidak dilirik oleh knsumen.[9]
Dari penjelasan di atas mengenai tujuan dan fungsi pemasaran dapat disimpulkan bahwa perusahaan dalam menjalankan bisnisnya perlu memahami dan mengetahui kebutuhan, keinginan pasar, mampu membaca situasi pasar serta menjalankan fungsi-fungsi pemasaran tersebut dengan baik karena dengan demikian tujuan dari perusahaan untuk mendapatkan laba dan memiliki konsumen yang loyal akan dapat dipercayai.


BACA JUGA  PENGERTIAN DAN RASIO PROFITABILITAS

[1] Cecep Hidayat, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: IPWI, 1998), hal. 3
[2] Sunarto, Manajemen Pemasaran, (Yogytakarta: AMUS Yogyakarta, 2004), hal. 8
[3] Panji Anoraga, Manajemen Bisnis…, hal. 215
[4] Philip Kotler, Manajemen Pemasaran, (Jakarta: Prenhallindo, 1997), hal. 8
[5] Basu Swastha dan Irawan, Manajemen Pemasaran Modern, (Yogyakarta: Liberty, 2005), hal. 5
[6] M, Fuad dkk, Pengantar Bisnis, (Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2000), hal. 119.
[7] Basu Swastha, Azaz-Azaz Marketing, (Yogyakarta: Liberti Yogyakarta, 2002), hal. 29
[8] Philip Kotler dan Kevin L. Keller, Manajemen Pemasaran, (Indonesia: PT Macanan Jaya Cemerlang, 2009). hal. 7

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *