PENGERTIAN, HUKUM DAN SYARAT ZAKAT

221 views
PENGERTIAN, HUKUM DAN SYARAT ZAKAT

PENGERTIAN ZAKAT

Menurut bahasa, kata “zakat” berar_ tumbuh, berkembang, subur atau bertambah. Dalam Al-Quran dan hadis disebutkan, “Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah” (QS. al-Baqarah[2]: 276); “Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan menyucikan mereka” (QS. at-Taubah[9]: 103); “Sedekah _dak akan mengurangi harta” (HR. Tirmizi).
Menurut istilah, dalam kitab al-Hâwî, al-Mawardi mendefinisikan zakat dengan nama pengambilan tertentu dari harta yang tertentu, menurut sifat-sifat tertentu, dan untuk diberikan kepada golongan tertentu.
Adapun kata infak dan sedekah, sebagian ahli fikih berpendapat bahwa infak adalah segala macam bentuk penge luaran (pembelanjaan), baik untuk kepentingan pribadi, keluarga, maupun yang lainnya. Sementara kata sedekah adalah segala bentuk pembelanjaan (infak) di jalan Allah. Berbeda dengan zakat, sedekah dak dibatasi atau _dak terikat dan _dak memiliki batasan-batasan tertentu. Sedekah, selain bisa dalam bentuk harta, dapat juga be rupa sumbangan tenaga atau pemikiran, dan bahkan sekadar senyuman.
PENGERTIAN, HUKUM DAN SYARAT ZAKAT

HUKUM ZAKAT

Zakat merupakan salah satu rukun Islam dan menjadi salah satu unsur pokok bagi penegakan syariat Islam. Oleh sebab itu, hukum menunaikan zakat adalah wajib bagi setiap muslim dan muslimah yang telah memenuhi syaratsyarat tertentu.
Allah swt berfirman, “Padahal mereka _dak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan salat dan menunaikan zakat. Dan yang demikian itulah agama yang lurus” (QS. al-Bayyinah[98]: 5).
Rasulullah saw bersabda, “Islam dibangun di atas lima perkara: bersaksi bahwa tidak ada tuhan kecuali Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya; mendirikan salatl melaksanakan puasa (di bulan Ramadan); menunaikan zakat; dan berhaji ke Baitullah (bagi yang mampu)” (HR. Muslim).
Selain itu juga zakat juga disebutkan dalam Al-Qur’an pada :
a.    Zakat (QS. al-Baqarah[2]: 43).
b.    Sedekah (QS. at-Taubah[9]: 104).
c.    Hak (QS. al-An’âm[6]: 141).
d.    Nafkah (QS. at-Taubah[9]: 34).
e.    Al-‘Afwu (maaf) (QS. al-A’râf[7]: 199).
PENGERTIAN, HUKUM DAN SYARAT ZAKAT

SYARAT ZAKAT

a.    Muslim.
b.    Berakal.
c.    Balig.
d.    Memiliki harta sendiri dan sudah mencapai nisab
BACA JUGA  PENGERTIAN, DASAR HUKUM, ASAS, PRINSIP DAN TUJUAN EKONOMI ISLAM

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *