PENGERTIAN, JENIS/MACAM, SERTA DAMPAK MINUMAN BERALKOHOL PENGERTIAN MINUMAN BERALKOHOL

11,047 views

PENGERTIAN MINUMAN BERALKOHOL

PENGERTIAN, JENIS/MACAM, SERTA DAMPAK MINUMAN BERALKOHOL PENGERTIAN MINUMAN BERALKOHOL
Berbicara mengenai alkohol, sama dengan pembicaraan masalah yang bersifat dilematis. Disalah satu pihak alkohol menimbulkan masalah yang berkaitan dengan kesehatan  dan sosial. Di bidang kesehatan alkohol menyebabkan turunnya produktivitas serta meningkatkan biaya perawatan serta pengobatan. Di bidang sosial menyebabkan hubungan keluarga yang disharmoni, bertambahnya jumlah kecelakaan lalu-lintas serta meningkatnya angka kejahatan dalam masyarakat. Disisi yang lain dari alkohol  tersebut banyak pemerintah menganggap sebagai sumber penghasilan yang besar, sekalipun dalam hal peredaran atau penjualan serta pemakaianya sangat diawasi dan dibatasi.
Yang dimaksud dengan Minuman  beralkohol adalah minuman yang mengandung ethanol yang diproses dari bahan hasil pertanian yang mengandung karbohidrat dengan cara fermentasi dan destilasi atau fermentasi tanpa destilasi, baik dengan cara memberikan perlakuan terlebih dahulu atau tidak, menambahkan bahan lain atau tidak maupun yang diproses dengan cara mencampur konsentrat dengan ethanol atau dengan cara pengenceran minuman mengandung ethanol yang berasal dari fermentasi.
Dalam jumlah yang sedikit, ethanol dapat mempengaruhi otak sehingga dapat mengubah perasaan menjadi sedikit lebih baik, tetapi dalam jumlah yang besar pengaruh ethanol pada otak menjadi berbahaya. Orang yang minum banyak alkohol akan kehilangan kontrol diri dan bahkan bisa kehilangan kesadaran.
Kebiasaan meminum alkohol telah ada sejak zaman dahulu di semua Negara. Dalam cerita jaman kuno juga banyak disebut-sebut kesukaan minum minuman yang mengandung alkohol yang bersifat memabukkan.
Berbagai macam minuman yang mengandung alkohol, misalnya bir, bir hitam (guines beer), wisky, vodca, brandy, cognac, anggur (wine) dan sebagainya. Sedangkan minuman yang beralkohol tradisional adalah: brem, ciu, tuak dan arak, yang sudah dikenal oleh masyarakat Indonesia sejak dahulu.

JENIS/MACAM MINUMAN BERALKOHOL

PENGERTIAN, JENIS/MACAM, SERTA DAMPAK MINUMAN BERALKOHOL PENGERTIAN MINUMAN BERALKOHOL
Minuman beralkohol digolongkan sebagai berikut:
a.  Minuman Beralkohol golongan A adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol(C2H5OH) 1% (satu perseratus) sampai dengan 5% (lima perseratus).
b.     Minuman Beralkohol golongan B adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol (C2H5OH) lebih dari 5% (lima perseratus) sampai dengan 20% (dua puluh perseratus).
c.     Minuman Beralkohol golongan C adalah minuman beralkohol dengan kadar ethanol (C2H5OH) lebih dari 20% (dua puluh perseratus) sampai dengan 55% (lima puluh lima perseratus).
Adapun jenis minuman beralkohol:
a.         Minuman Beralkohol golongan A :
1.        Shandy
2.        Minuman ringan beralkohol
3.        Bir/Beer
4.        Larger
5.        Ale
6.        Hitam/Stout
7.        Low Alcohol Wine
8.        Minuman Beralkohol Berkarbonasi
9.        Anggur Brem Bali.
b.         Minuman Beralkohol golongan B :
1.        Reduced Alcohol Wine
2.        Anggur/Wine
3.        Minuman Fermentasi Pancar /Sparkling Wine/Champagne
4.        Carbonated Wine
5.         Koktail Anggur/Wine Coktail
6.        Anggur Tonikum Kinina/Quinine Tonic Wine
7.        Meat Wine atau Beef Wine
8.        Malt Wine
9.        Anggur Buah/Fruit Wine
10.    Anggur Buah Apel/Cider
11.    Anggur Sari Buah Pir/Perry
12.    Anggur Beras/Sake/Rice Wine
13.    Anggur Sari Sayuran/Vegetable Wine
14.    Honey Wine/Mead
15.    Koktail Anggur/Wine Coktail
16.    Tuak/Toddy
17.    Minuman Beralkohol beraroma Beras Kencur
18.    Anggur Ginseng.
c.         Minuman Beralkohol golongan C :
1.        Koktail Anggur/Wine
2.        Coktail
3.        Brendi/Brandy
4.        Brendi Buah/Fruit
5.        Brandy
6.        Whisky/Whiskies
7.        Rum
8.        Gin
9.        Geneva
10.    Vodka
11.    Sopi Manis/Liqueurs
12.    Cordial/Cordials
13.    Samsu/Medicated
14.     Samsu
15.    Arak/Arrack
16.    Cognac
17.    Tequila
18.    Aperitif.
BACA JUGA  PENGERTIAN, LANDASAN HUKUM, SYARAT, MANFAAT, DAN RESIKO MURABAHAH

DAMPAK MINUMAN BERALKOHOL

PENGERTIAN, JENIS/MACAM, SERTA DAMPAK MINUMAN BERALKOHOL PENGERTIAN MINUMAN BERALKOHOL
Minuman beralkohol bisa berakibat buruk pada kesehatan. Para pecandu minuman beralkohol yang berkepanjangan memiliki pengaruh langsung pada semua bagian otak mereka, termasuk pada hipotalamus. Pemabuk berat juga mendapat begitu banyak kalori dari alkohol sehingga ia tidak mempunyai rangsangan untuk makan. Situasi ini akan menyebabkan kurangnya asupan vitamin ke dalam tubuh. Pada tingkatan yang ekstrem, kondisi ini dapat terjadi demensia, yaitu salah satu dari sindrom otak organik. Namun, efek ini biasanya dirasakan setelah bertahun-tahun.
Jika seseorang meminum minuman memabukkan dua gelas air, maka alkohol yang masuk ke dalam darahnya sebesar 5 mgr pada setiap 100 cm darah. Kemudian pengaruh alkohol itu sedikit demi sedikit bertambah sesuai dengan yang masuk ke dalam darah, orang itu tentu akan kehilangan daya tahan fisik dan akan kehilangan kontrol diri (self kontrol) kenormalan akalnya. Ternyata mengekspresikan senang dan sedih, tangisannya, mengekspresikan kegembiraan, tetapi ia masih mampu mengendalikan saraf dalam tubuhnya. Pada strata ini ia tidak akan pingsan, melainkan hanya sempoyongan ketika berjalan. Apabila kadar alkohol yang masuk ke dalam darah itu bertambah hingga 150 mgr pada setiap 100 cm darah, ia akan kehilangan kontrol diri, bahkan hilang pula kontrol saraf dalam tubuhnya. Lebih dari itu, pada strata ini, pusat saraf tertinggi menjadi kosong tanp[a aktivitas (tidak mampu menerima respons).
Dalam urain di atas, dapat disimpulkan bahwa semakin banyak meminum minuman memabukkan yang beredar dalam tubuh manusia, semakin besar pula pengaruhnya, dapat menyebabkan mabuk,dan kerusakan organ tubuh lainnya. Disamping itu, pengaruh-pengaruh terhadap limfa, yaitu dengan kadar 1% saja alkohol akan menyebabkan denyut jantung bertambah 10 kali dalam satu menit.
Demikian pula dalam sel-sel darah, yaitu 1% alkohol dituangkan  pada setetes air dan diteteskan di atas darah, maka sel darah merah berubah menjadi kuning dan fungsi darah putih akan berkurang. Dengan demikian, tentu akan mempengaruhi daya tahan tubuh dalam melawan berbagai penyakit dan bakteri yang akan masuk.
Demikianlah di antara kesimpulan tentang alkohol yang dihasilkan dalam ilmu kedokteran. Ia menghalangi sistem dan cara pencernaan, sehingga makanan tidak bisa diurai dengan baik dalam tubuh. Ditambah pula ia juga mengganggu dan mengacaukan proses fermentasi makanan dalam tubuh. Sehingga, metabolisme menjadi tidak normal dan banyak menimbulkan pengendapan dan pembusukan yang akan semakin merusak fungsi organ-organ lain dalam lambung.
Resiko terbesar bagi pecandu adalah terjangkit penyakit jantung dan kardiovaskular serta stroke. Selain itu, juga memungkinkan pada masalah tekanan darah tinggi. Alkohol juga bisa mempengaruhi kadar gula darah, yang  bisa mengakibatkan diabetes, hiperglikemia, dan hipoglikemia.
Selain itu, beberapa risiko kesehatan lainnya siap mengintai pecandu alkohol. Berikut beberapa penyakit yang ditimbulkan oleh alkohol :
1.        Menimbulkan ganguan fungsi hati: Menurunkan kemampuan hati mengkondisikan lemak, meningkatkan lipoprotein, menimbulkan hiperlimidemia (meningkatkan jumlah senyawa racun dalam hati).
2.         Menimbulkan perubahan pada struktur dan fungsi pankreas.
3.      Menimbulkan gangguan fungsi atau kerusakan saluran pencernaan: Merusak selaput lendir lambung, menimbulkan kanker tenggorokan dan sepanjang saluran pencernaan, memperburuk fungsi usus halus dalam menyerap makanan yang berakibat kekurangan gizi.
4.         Menimbulkan kelemahan otot.
5.    Merusak sumsum tulang belakang, menghambat pembentukan trombosit, anemia dan leukimia.
6.         Menimbulkan gangguan fungsi endokrin, mengurangi produksi testoteron.
7.         Menyebabkan detak jantung bertambah, meningkatkan tekanan darah gagal jantung, dan cardiomyopia.
8.         Meningkatkan risiko kanker.
9.         Menyebabkan gangguan koordinasi motorik, bicara pelo dan mabuk.
Alkohol kadang sering dipakai untuk menyebut etanol, yang juga disebut grain Alkohol, dan kadang untuk minuman yang mengandung alkohol. Hal ini disebabkan karena memang etanol yang digunakan sebagai bahan dasar pada minuman tersebut bukan metanol atau alkohol lainnya. Begitu juga dengan alkohol yang digunakan dalam dunia farmasi. Alkohol yang dimaksudkan adalah etanol.

Dalam pengertian yang lain, etanol adalah salah satu dari keluarga senyawa organik  yang disebut alkohol yang terdapat di alam. Sedangkan metanol, juga dikenal sebagai metil alkohol, wood alcohol atau spiritus, adalah senyawa kimia dengan rumus kimia CH3OH. Ia merupakan bentuk alkohol paling sederhana. Pada “keadaan atmosfer” ia berbentuk cairan yang ringan, mudah menguap, tidak berwarna, mudah terbakar, dan beracun dengan bau yang khas (berbau lebih ringan daripada etanol). Ia digunakan sebagai bahan pendingin anti beku, pelarut, bahan bakar dan sebagai bahan additif bagi etanol industri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *