PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU

36,708 views
PENGERTIAN KEBUTUHAN

PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU
Kebutuhan adalah segala sesuatu yang diperlukan manusia terhadap benda atau jasa yang dapat memberikan kepuasan dan kemakmuran kepada manusia itu sendiri, baik kepuasan jasmani maupun kepuasan rohani. Sudah kita pahami sebelumnya bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas, sesuai dengan kodratnya manusia selalu merasa kurang dengan apa yang telah dimilikinya. Sebagai contoh: ketika seseorang belum memiliki rumah, maka ia menginginkan rumah. Namun ketika telah memiliki rumah, selanjutnya memikirkan bagaimana rumah itu memiliki perabot. Apakah cukup sampai di situ? Tentu saja tidak! Kenyataan menunjukkan bahwa, jika suatu kebutuhan terpenuhi maka kebutuhan lainnya akan muncul. Untuk sementara waktu seseorang tadi mungkin telah merasa puas telah memiliki rumah berikut dengan isi perabotnya. Namun, suatu ketika ia masih akan menginginkan mobil, villa, dan lain sebagainya yang jika disebutkan satu persatu tidak akan cukup karena terlalu banyak jenis kebutuhan manusia yang harus dipenuhi.
Secara garis besar, jenis kebutuhan manusia dalam sudut pandang ekonomi konvensional dapat kita bagi menjadi empat kelompok, yaitu kebutuhan menurut tingkat intensitas, sifat, subjek, dan waktu kebutuhan.[1]
PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU
KEBUTUHAN MENURUT TINGKAT INTENSITAS
Ada kelompok barang atau jasa yang dianggap paling penting dalam mempertahankan kelangsungan hidup kita sebagai makhluk hidup. Dengan kata lain, intensitas kebutuhan manusia terhadap barang atau jasa semacam itu sangat tinggi. Ada pula yang dianggap sebagai pelengkap saja agar kehidupan menjadi lebih nyaman atau sebagai kebutuhan mewah yang dapat meningkatkan status sosial. Menurut intensitas penggunaannya, kebutuhan dapat dibagi menjadi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier.
a.       Kebutuhan primer adalah jenis kebutuhan yang harus dipenuhi agar manusia dapat mempertahankan hidupnya. Agar dapat hidup, manusia harus makan, minum, dan berpakaian. Selain itu, manusia memerlukan tempat tinggal atau rumah.
b.      Kebutuhan sekunder. Setelah manusia dapat memenuhi kebutuhan primernya, manusia juga masih memerlukan kebutuhan lainnya yang bersifat pelengkap dan sering disebut sebagai kebutuhan sekunder. Misalnya, manusia perlu sepeda, kipas angin, meja, kursi, kulkas, dan peralatan lainnya yang berfungsi untuk meningkatkan kenyamanan.
c.       Kebutuhan tersier. Pada umumnya, seseorang masih merasa belum cukup meskipun dia telah dapat memenuhi kebutuhan primer dan sekundernya. Dia masih memerlukan hal-hal lain yang tingkatannya lebih tinggi. Dia masih memiliki keinginan untuk memiliki mobil, piano, serta kebutuhan mewah lainnya. Karena dengan pemakaian barang-barang mewah dianggap dapat menaikkan status sosial seseorang.
KEBUTUHAN MENURUT SIFAT
PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU
Jenis kebutuhan ini dibagi atas dasar sasaran dari alat pemuas kebutuhan yang digunakan. Ada alat pemuas kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani, ada pula yang berhubungan dengan rohani.
a.       Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang berhubungan dengan jasmani. Kebutuhan jasmani antara lain pakaian, makanan, dan minuman. Kebutuhan ini seringkali dipersamakan dengan kebutuhan primer.
b.      Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang bersifat kejiwaan. Misalnya, agar terhindar dari kebosanan rutinitas sekolah, kita perlu menghibur diri dengan mendengarkan musik atau menonton film. Sebagai makhluk beragama, kita pun ingin menjalankan ibadah dengan baik.
PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU
KEBUTUHAN MENURUT SUBJEK YANG MEMBUTUHKAN
Menurut subjek yang membutuhkan, kebutuhan dapat dibedakan menjadi kebutuhan individual dan kebutuhan umum.
a.       Kebutuhan individual, menunjuk pada kebutuhan tiap-tiap orang yang berbeda-beda. Suatu misal, Petani membutuhkan cangkul dan pupuk. Sedangkan guru membutuhkan buku pelajaran dan kapur tulis.
b.      Kebutuhan umum, berhubungan dengan penggunaan barang dan jasa oleh banyak orang. Sebagai contoh, jalan raya atau jembatan penyeberangan digunakan oleh semua orang yang akan menyeberangi jalan.
PENGERTIAN KEBUTUHAN MENURUT INTENSITAS, SIFAT, SUBJEK YANG DIBUTUHKAN DAN MENURUT WAKTU
KEBUTUHAN MENURUT WAKTU
Atas dasar waktu pemenuhan, kebutuhan dibedakan menjadi kebutuhan sekarang dan kebutuhan yang akan datang.
a.       Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan mendesak yang harus dipenuhi saat ini. Misalnya, orang yang sakit harus segera berobat agar sembuh, orang yang lapar harus segera makan, dan orang yang haus harus segera minum.
b.      Kebutuhan yang akan datang adalah kebutuhan yang sifatnya tidak mendesak dan dapat ditunda sampai dengan waktu yang telah ditentukan. Kebutuhan ini berhubungan dengan persediaan atau persiapan untuk waktu yang akan datang. Misalnya, orang tua menabung untuk persiapan uang sekolah anaknya atau untuk berekreasi bersama keluarga.
BACA JUGA  PENGERTIAN DAN FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN



[1]Syukron Maulana, “Konsep Kebutuhan dalam Perspektif Islam” dalam http://www.academia.edu/8866446/Konsep_Kebutuhan_Dalam_Islam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *