PENGERTIAN MASYARAKAT

391 views
PENGERTIAN MASYARAKAT
Masyarakat merupakan suatu lingkungan sosial yang bersifat makro. Dalam konteks yang lebih luas bila mendengar kata masyarakat maka akan ada kecendrungan pemikiran orang berpikir pada ipandangan dari suduk sosiologis. Masyarakat diakatakan bersifat makro, sebab terdiri dari sekian banyak komuniti, dan masing-masing komunitas dengan karateristik yang munkin berbeda, sedangkan setiap komuniti juga sekaligus mencakup berbagai macam keluarga dan lembaga yang pada hakikatnya terdiri dari individu-individu. Lebih lanjut mengenai pengeritan masyarakat dipat diliha sebagai berikut ;
“Dalam bahasa Inggris Masyarakat adalah “Society”, yang berasal dari kata “socius” artinya kawan. “.( Wahyu, 1986 : 60 )
Istilah masyarakat berasal dari bahasa Arab yakni Musyarakat artinya berserikat. Dalam bahasa Arab masyarakat disebut dengan mujtama’ ( ﻣﺟﺘﻣﻊ)yang menurut ibnu al-Manzul dalam Lisan al-Arab (ﺍﻟﻌﺭﺐ ﻟﺴﺎﻥ  ) yang mengandung arti :
a.       pokok dari segala sesuatu
b.      kumpulan dari orang banyak yang berbeda-beda, sedangkan musyarakat mengandung arti bersekutu dan saling bekerja sama. Jadi dari kata Musyarakat dan Mujtama’ dapat diambil pengertian bahwa masyarakat adalah kumpulan dari orang-orang yang berbeda-beda, tetapi menyatu dalam ikatan kerjasama, dan mematuhi dalam ikatan kerjasama, dan mematuhi peraturan yang disepakati bersama.( Nuryanis 2003 : 73 )
Ralp Linton menyatakan bahwa “masyarakat adalah setiap kelompok manusia yang telah hidup dan bekerja sama cukup lama sehingga mereka dapat mengatur diri mereka dan menganggap diri mereka sebagai suatu kesatuan sosial dengan batas yang dirumuskan dengan jelas”.( Wahyu, 1986 : 61 )
Hubungna interaksi yang terjadi dalam masyarakat adalah merupakan bentuk dari aturan kehidupan yang bukan disebabkan oleh manusia unsur-unsur yang merupakan kesatuan dan adapun unsur-unsur masyarakat adalah sebagai berikut :
1.      Manusia yang hidup bersama
2.      Bercampur atau bersama untuk waktu yang cukup lama
3.      Menyadari bahwa mereka merupakan satu kesatuan
4.      Mematuhi terhadap norma-norma atau peraturan-peraturan yang menjadi kesepakan bersama
5.      Menyadari bahwa mereka bersama-sama diikat oleh perasaan di antara para anggota yang satu dengan yang lain.
6.      menghasilkan suatu kebudayaan tertentu.( Wahyu, 1986 : 61 )

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *