PROSES PEMBERIAN PEMBIAYAAN PADA BANK PART III

153 views
Terdapat tiga tahapan dalam prosese pembirian pembiayaan pada Bank Yaitu:
     Tahap Permohonan
     Tahap Kelayakan Pembiayaan
     Pengumpulan Data dan Peninjauan Aggunan 
1.    Pengumpulan Data dan Peninjauan Aggunan
Bila permohonan pembiayaan dinilai layak untuk diproses, Account Officer akan mengadakan perjanjian lebih dahulu dengan pemohon untuk mengumpulkan data dan melakukan peninjauan agunan. Data yang diperlukan oleh Account Officer didasari pada kebutuhan dan tujuan pembiayaan. Untuk pembiayaan konsumtif, data yang diperlukan adalah data yang dapat menggambarkan kemampuan nasabah untuk membayar pembiayaan dari penghasilan tetapnya. Pada tahap ini Account Officer berusaha mengenal calon nasabah dengan lebih baik dengan mengumpulkan data yang diperlukan untuk mengadakan analisis pembiayaan. Data yang diperlukan antara lain:
a. Untuk pegawai (karyawan swasta,PNS,ABRI)
1) KTP suami dan istri
2) kartu keluarga, surat nikah
3) Slip gaji terakhir
4) Surat referensi dari kantor tempat kerja atau SK pengangkatan untuk pegawai
5) Salinan rekening bank 3 bulan terakhir
6) Data obyek pembiayaan
7) Data jaminan
b. Untuk pengusaha perorangan
1) KTP suami istri
2) Kartu keluarga, surat nikah
3) Surat ijin usaha perdagangan (SIUP)
4) Nomer pokok wajib pajak (NPWP)
5) Salinan rekening bank 3 bulan terakhir
6) Data obyek pembiayaan
7) Data jaminan
Untuk nasabah badan hukum ada tambahan identitas yang harus dilengkapi diantaranya adalah:
1) Akta pendirian usaha berikut perubahanya yang sesuai dengan ketentuan pemerintah
2) Legalitas usaha
2) Identitas pengurus
4) Laporan keuangan 2 tahun terakhir
5) Past performence 1 tahun terakhir
6) Bisnis Plan
c. Untuk profesional seperti dokter, pengacara dll
Kelengkapan sama seperti data perorangan namun ada beberapa tambahan di antaranya adalah:
1) Data obyek pembiayaan
2) Data jaminan, Valuabilitas, legalitas, marketibilitas.
Untuk meng-cover setiap pembiayaan harus ada jaminannya, dan untuk itu data jaminan harus meliputi :
a) Harga Obyek
(1) Harga menurut pemerintah
(2) Harga pasar
(3) Harga taksiran bank
b) Lokasi jaminan yang dilengkapi dengan foto jaminan
Dalam hal pemberian pembiayaan kepada nasabah ada banyak hal yang harus diperhatiakan dan di persiapkan, diantaranya adalah dengan perencanaan pembiayaan yang dilakuakan oleh pihak lembaga yang dilakukan oleh pihak Account Officer agar pembiayaan berjalan dengan lancar, yang selanjutnya adalah permohonan pembiayaan yang dilakukan oleh nasabah yang membutuhkan sejumlah dana untuk kelangsungan dari kegiatan usahanya dalam pemberian pembiayaan selalu dilakukan yang namanya analisis pembiayaan, analisis pembiayaan dilakukan oleh seorang account Officer. Beberapa hal yang dijadikan tolak ukur dalam pemberian pembiayaan adalah:
a. Character yang artinya sifat dan karakter nasabah pengambil peminjam (pembiayaan)
b. Capacity artinya kemampuan nasabah untuk menjalankan usaha dan mengembalikan pinjaman yang di pinjam.
c. Capital yang artinya besarnya modal yang diperlukan oleh peminjam.
d. Colateral jaminan yang dimiliki yang diberikan peminjam kepada lembaga.
e. Conditional artinya keadaan usaha atau nasabah prospek atau tidak.

Semua kegiatan tersebut dilakukan untuk meminimalisir terjadinya pembiayaan bermasalah, karena resiko pembiayaan akan dimulai setelah terjadinya pencairan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *